Loading...

Loading...

Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto

Terdepan dalam Akhlak Mulia

  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img

Get In Touch

Bersiap Dirikan Program Lansia, PC Al Irsyad Purwokerto Lakukan Studi Tiru ke Tiga Pesantren Percontohan di Jawa Tengah

Upaya Mengkaji Manajemen Kelembagaan, Kurikulum Pembinaan, dan Pola Pemberdayaan Usia Lanjut

PURWOKERTO — Pimpinan Cabang (PC) Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto bersiap mendirikan program layanan dan pembinaan khusus bagi kelompok lanjut usia (lansia) di wilayah Kabupaten Banyumas. Sebagai langkah persiapan strategis, PC Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto menerjunkan tim studi banding untuk melakukan kunjungan studi tiru ke tiga lembaga pengelola pembinaan lansia percontohan di Jawa Tengah pada Senin, 24 Agustus 2026. 

Ketiga lokasi percontohan yang dikunjungi tersebut adalah Pondok Lansia Al Firdaus di Sidomulyo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang; Pesantren Lansia Masjid At-Taqwa di Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang; serta Villa Kasepuhan Raden Rahmat di Desa Gedangan, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. 

Ketua Tim Studi Banding yang juga Direktur Operasional PC Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Ustaz Sadikun, M.Pd., menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan ikhtiar nyata organisasi dalam merancang program pembinaan lansia yang tepat sasaran. 

"Kami bersiap menghadirkan layanan pembinaan lansia di Purwokerto yang tidak hanya berfokus pada aspek ibadah spiritual, tetapi juga kesehatan fisik dan lingkungan sosial yang membahagiakan. Studi tiru ke tiga lembaga percontohan ini memberikan gambaran konkret mengenai tata kelola kelembagaan dan kurikulum terpadu yang siap kami adaptasi," ujar Ustaz Sadikun. 

Kunjungan ini berfokus pada pengkajian sistem manajemen kelembagaan, kurikulum pembinaan (tahsin, tahfizh, fiqih lansia, kesehatan, dan keterampilan), pola pembiayaan, hingga strategi kemitraan dakwah lansia. Di masing-masing lokasi, tim studi banding diterima langsung oleh para pimpinan dan pengelola lembaga.

IMG_20260825_193005.jpg 379.7 KB

1. Pondok Lansia Al Firdaus (Kabupaten Batang)
Tim diterima langsung oleh Pendiri Pondok Lansia Al Firdaus, dr. H. Achmad Berlian Yusuf. Dalam pertemuan tersebut, tim mendalami skema pelayanan bertahap yang dikembangkan lembaga, meliputi Posyandu Lansia bulanan, Daycare harian (2–3 jam), hingga Paket Mondok 5 Hari yang telah berjalan hingga angkatan ke-12 sejak resmi beroperasi Januari 2026.

"Berdirinya pondok ini berawal dari kepedulian kami terhadap adanya kekosongan layanan khusus lansia di masyarakat. Tujuan utama kami adalah membangun lingkungan sosial yang positif serta menumbuhkan kesadaran diri para lansia agar masa tua mereka lebih berkualitas dan bermakna," ungkap dr. Berlian.

2. Pesantren Lansia Masjid At-Taqwa Ngaliyan (Kota Semarang)
Tim disambut oleh Kepala Program / Ketua Panitia Pesantren Lansia At-Taqwa Semarang, H. Solikhul Hadi. Tim mengkaji model pembinaan berbasis masjid dengan program unggulan Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa) bulanan setiap akhir pekan (Sabtu sore hingga Ahad siang), yang dipadukan dengan layanan kesehatan gratis dan pendampingan online via grup percakapan.

"Melalui program pembinaan rutin dan pendampingan berkelanjutan ini, goal utama kami adalah mendorong para lansia agar menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, serta sehat secara lahir dan batin di usia senja mereka," jelas Solikhul Hadi.

IMG_20260825_192926.jpg 302.45 KB

3. Villa Kasepuhan Raden Rahmat Banyubiru (Kabupaten Semarang)
Rombongan diterima oleh Pendiri sekaligus Direktur Eksekutif Utama Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat (Villa Santri Raden Rahmat), Ustaz Mohamad Solikin, AMK. 

Di lokasi ini, tim mendalami rekam jejak pengembangan lembaga yang terstruktur sejak 2010 (Posyandu Lansia), TPQ Lansia (2018), Wisma Lansia (2019), Pesantren Lansia (2020–2024), hingga target strategis 2025–2030 berupa pembentukan Villa Santri dan Pesantren Caregiver. Kompleks penginapan berbasis religi ini memadualkan kenyamanan vila pedesaan yang asri dan sejuk di kawasan Banyubiru dengan lingkungan pesantren yang damai. Selain bimbingan ibadah intensif (tahsin, fikih, dan tasawuf), fasilitasnya dilengkapi paviliun ramah lansia, balai kesehatan, taman terbuka hijau, serta sarana interaksi sosial seperti balai kreatif dan rumah literasi guna menjaga kebugaran fisik dan kebahagiaan batin para santri kasepuhan.

"Fokus utama dari kawasan ini adalah menyediakan ruang bagi para lansia untuk memperdalam ilmu agama sekaligus mempersiapkan diri menyambut masa tua dengan penuh berkah," tutur Ustaz Mohamad Solikin. "Melalui ekosistem terpadu tersebut, Villa Kasepuhan Raden Rahmat hadir bukan sekadar sebagai tempat tinggal, melainkan sebagai komunitas hangat yang mendampingi para lansia meraih kebahagiaan lahir dan batin serta terhindar dari rasa kesepian."

Melalui hasil kunjungan studi tiru dari ketiga lokasi ini, PC Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto siap merumuskan blueprint model pengelolaan pesantren lansia yang holistik dan berkelanjutan demi menghadirkan layanan pembinaan spiritual, kesehatan, dan sosial yang bermartabat bagi warga usia lanjut.