Loading...

Loading...

Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto

Terdepan dalam Akhlak Mulia

  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img

Get In Touch

Peduli Disabilitas, Riset Karya Santri MA AABS Purwokerto Sabet Penghargaan Internasional

PURWOKERTO — Kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi kelompok penyandang disabilitas, berhasil membawa dua santri Madrasah Aliyah (MA) Al Irsyad Al Islamiyyah Boarding School (AABS) Purwokerto mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Melalui inovasi yang inklusif, mereka sukses membawa pulang penghargaan bergengsi dalam ajang INNOVERSE 2026 (International Innovation and Research Competition) yang berlangsung di Bali pada 27–30 Juni 2026.

Kedua santri tersebut adalah Muhammad Isa Wisnuwardana (Siswa Kelas XI A) dan Rizqi Nur Hidayatulloh (Siswa Kelas X A). Berangkat dari empati terhadap keterbatasan akses pendidikan digital bagi anak-anak berkebutuhan khusus, keduanya mengembangkan proyek riset inovatif berjudul “A Visual-Gestural Learning Module to Improve Digital Marketing Skills for Students with Deafness and Speech Impairments”.

Karya kemanusiaan berbasis teknologi ini sukses memikat hati dewan juri internasional hingga dianugerahi Silver Medal (Medali Perak) sekaligus penghargaan khusus Real-World Impact Award, sebuah apresiasi bagi riset yang dinilai memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Ajang INNOVERSE 2026 sendiri merupakan kompetisi riset tingkat dunia yang diselenggarakan oleh Organizing Center for STEM Olympiad (OCSO). Kompetisi global ini bertujuan mewadahi peneliti muda untuk menciptakan solusi nyata atas berbagai permasalahan dunia berbasis sains dan teknologi.

Delegasi MA AABS Purwokerto berhasil melaju ke babak final setelah menyisihkan ratusan proposal sejak Maret lalu. Di hadapan para penguji internasional di Pulau Dewata, mereka dengan lugas mempresentasikan modul pembelajaran berbasis visual-gestural yang dirancang khusus untuk membantu melatih keterampilan digital marketing bagi anak-anak tunarungu dan tunawicara agar mampu mandiri di era digital.

Kepala MA AABS Purwokerto, Dr. Abdul Qohin, M.Pd., menyampaikan rasa syukur mendalam sekaligus apresiasi atas kepekaan sosial yang ditunjukkan anak didiknya. "Prestasi ini adalah buah dari kesungguhan, kerja keras, dan kreativitas tinggi. Kami sangat bangga karena para santri tidak hanya fokus pada pencapaian akademis dan medali, tetapi juga mampu melahirkan inovasi yang menyentuh sisi kemanusiaan serta memberikan dampak nyata bagi hak-hak penyandang disabilitas," ungkapnya.

Melalui keberhasilan ini, pihak sekolah berkomitmen untuk terus mendukung penuh pengembangan riset santri. Sekolah berharap karya ini dapat menjadi pemantik inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus melahirkan inovasi-inovasi inklusif yang bermanfaat dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat di masa depan.