Loading...

Loading...

Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto

Terdepan dalam Akhlak Mulia

  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img

Get In Touch

Gelorakan Diplomasi Muda, Dua Siswi SMA AABS Purwokerto Wakili Sekolah di Ajang Internasional AYIMUN 2026

PURWOKERTO — SMA Al Irsyad Al Islamiyyah Boarding School (AABS) Purwokerto kembali menunjukkan taringnya di panggung internasional. Kali ini, dua siswi terbaiknya resmi terjun sebagai delegasi dalam ajang bergengsi Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-21 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 26–29 Juni 2026.

Keikutsertaan kedua santriwati ini memperpanjang daftar prestasi global yang diraih oleh AABS Purwokerto. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa santri tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan dan akademis dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing dalam diplomasi dan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tingkat dunia.

Membawa Misi Dunia di Dewan UNDP

Dalam simulasi sidang PBB yang diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai belahan dunia ini, kedua delegasi AABS masuk ke dalam dewan United Nations Development Programme (UNDP). Menariknya, meski berada di dewan yang sama dan mengupas tema krusial yang sama, yaitu Sustainable Urban Development in Combating Gentrification (Pengembangan Kota Berkelanjutan dalam Memerangi Gentrifikasi), keduanya bertindak sebagai representatif dari negara yang berbeda:

  1. Ataya Kenes Pradipta, dipercaya tampil sebagai delegasi yang mewakili negara Malaysia.
  2. Faragani Dentistrya Y., maju ke mimbar sidang sebagai delegasi resmi untuk negara Bhutan.

Di forum tersebut, mereka ditantang untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis (critical thinking), berpidato di depan umum (public speaking), serta bernegosiasi menggunakan bahasa Inggris yang fasih guna merumuskan solusi konkret berbentuk dokumen resolusi (draft resolution).

Apresiasi dan Dukungan Penuh Sekolah

Kepala SMA AABS Purwokerto, Ustaz Sudrajat, S.Sos., M.Pd., menyambut hangat dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberanian serta kerja keras Ataya dan Faragani hingga bisa menembus forum internasional ini.

"Kami sangat bangga dan bersyukur melihat para santriwati kami berani mengambil peran di panggung diplomasi dunia. Ini membuktikan bahwa kurikulum dan pembinaan di AABS berhasil membentuk karakter global yang percaya diri, berwawasan luas, dan siap menjadi bagian dari pemecah masalah dunia (global problem solver)," ungkap Ustaz Sudrajat.

Pihak sekolah juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung iklim riset, kompetisi internasional, serta pengembangan kemampuan bahasa asing bagi seluruh santri. Keikutsertaan dalam AYIMUN 2026 ini diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi santri-santri lain untuk terus mengeksplorasi potensi diri tanpa batas.

Melalui ajang ini, SMA AABS Purwokerto tidak hanya membawa nama baik sekolah, tetapi juga membuktikan bahwa generasi muda muslim Indonesia siap berkontribusi aktif dalam menyuarakan perdamaian dan solusi bagi isu-isu kemanusiaan global.