Loading...

Loading...

Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto

Terdepan dalam Akhlak Mulia

  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img

Get In Touch

Tersentuh Nasihat Ibunya, Andreas Datangi Masjid Fatimatuzzahra dan Putuskan Masuk Islam

Purwokerto – Nasihat seorang ibu menjadi jalan hidayah bagi Andreas Adam Primatama (29 tahun). Tersentuh oleh perkataan ibunya, Andreas mendatangi Masjid Fatimatuzzahra Purwokerto dan dengan penuh keyakinan memutuskan untuk memeluk agama Islam pada Kamis sore, 5 Februari 2026.

Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat tersebut difasilitasi oleh LAZNAS Al Irsyad Purwokerto melalui layanan mualaf. Andreas yang sebelumnya beragama Katolik, mengucapkan syahadat dengan dibimbing oleh Ustadz Ibnu Rochi, Lc, serta disaksikan para jamaah Mafaza.

Dalam prosesi tersebut, Andreas didampingi langsung oleh ibunya, Ibu Triyani, serta calon istrinya, Gustiana. Suasana haru menyelimuti masjid saat Andreas menyampaikan ikrar keimanannya, menandai awal perjalanan barunya sebagai seorang muslim.

Keputusan Andreas untuk masuk Islam bermula dari nasihat sederhana namun mendalam dari sang ibu. Ia teringat ucapan ibunya, “Kalau ibu meninggal nanti, siapa yang akan mendoakan ibu?” Kalimat tersebut terus terngiang di benaknya hingga akhirnya menguatkan tekadnya untuk memeluk Islam. Andreas merupakan anak laki-laki satu-satunya, sementara ibunya beragama Islam. Ayahnya yang beragama Katolik telah berpisah, dan sebelumnya Andreas kerap mengikuti ibadah ke gereja bersama ayah dan neneknya.

Dalam nasihatnya, Ustadz Ibnu Rochi, Lc mengingatkan Andreas untuk senantiasa menjaga kewajiban sebagai seorang muslim, di antaranya melaksanakan shalat lima waktu, berpuasa, serta menunaikan zakat dan ibadah haji apabila telah mampu. Selain itu, Andreas juga diingatkan untuk tetap berbakti kepada orang tua dan menjaga hubungan baik dengan ayahnya meskipun berbeda keyakinan.

Melalui layanan mualaf, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto berkomitmen untuk terus mendampingi para mualaf dalam proses pembinaan keislaman, agar mereka dapat menjalani kehidupan baru dengan iman yang kuat, akhlak yang baik, dan istiqamah di jalan Allah.