Purwokerto – LAZNAS Al Irsyad Purwokerto bersama Takmir Masjid Fatimatuzzahra resmi meluncurkan Dapur Umum (DU) Ramadhan 1447 H. Program ini ditujukan untuk memenuhi target 50.000 porsi buka puasa selama bulan Ramadhan di Masjid Fatimatuzzahra Purwokerto.
Dapur Umum Ramadhan dihadirkan sebagai pusat produksi dan distribusi makanan berbuka puasa bagi jamaah dan masyarakat. Kehadirannya menjadi langkah strategis untuk memastikan layanan buka puasa bersama berjalan lebih tertib, terorganisir, dan berkelanjutan.
Peresmian dilaksanakan di komplek Masjid Fatimatuzzahra Purwokerto dan dibuka secara resmi oleh Camat Purwokerto Utara, Kris Sinta Indrapusuma, S.STP.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan, "Semoga setiap makanan dan minuman yang dibagikan menjadi pembuka keberkahan bagi kita semua. Kehadiran Dapur Umum ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan buka puasa bersama yang lebih tertib, tertata, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat."
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kayim Kelurahan Grendeng, Abdul Kodir; Ketua RW 07 Grendeng, Eko Purnomo Hadi; Ketua Takmir Masjid Fatimatuzzahra, Ustaz Syarif Baasyir; Direktur LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, Ustaz Hidayat, S.Sos.; serta perwakilan alumni Pesantren Masjid Fatimatuzzahra, Ustaz Mulyadi Yulianto, S.Pt.
Ketua Takmir Masjid Fatimatuzzahra, Ustaz Syarif Baasyir, menjelaskan bahwa program Dapur Umum Ramadhan telah berjalan selama lima tahun dan kini memasuki tahun ke-6. "Program ini adalah ikhtiar bersama untuk melayani umat. Selain menyediakan makanan berbuka puasa, kami juga memfasilitasi donatur dengan skema donasi yang lebih beragam dan menjembatani kebutuhan para shaimin. Semoga Allah menerima seluruh amal kebaikan tim dan semua pihak yang terlibat, serta membalasnya dengan keberkahan," ujarnya.
Perwakilan Alumni Pesma, Ustaz Mulyadi Yulianto, S.Pt., turut menyampaikan apresiasi. "Kami bersyukur atas hadirnya fasilitas Dapur Umum ini. Semoga bantuan dari para donatur menjadi wasilah pahala puasa dan kebaikan yang terus mengalir. Terima kasih atas pembinaan yang telah menjadikan kami kader-kader masjid yang siap berkhidmat," tuturnya.
Secara operasional, Dapur Umum Ramadhan dikelola dengan dukungan para donatur. Dukungan tersebut berupa bahan makanan, paket makanan siap saji dari masyarakat, serta donasi uang tunai untuk pembelian bahan baku. Kolaborasi antara LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, Takmir Masjid Fatimatuzzahra, pemerintah setempat, alumni, dan masyarakat menjadi kunci tercapainya target 50.000 porsi buka puasa selama Ramadhan.
Melalui program Dapur Umum Ramadhan 1447 H ini, Masjid Fatimatuzzahra Purwokerto diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan sosial dan kepedulian umat.
LAZNAS Al Irsyad Purwokerto mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program ini, baik melalui donasi bahan makanan, paket makanan siap saji, maupun donasi uang tunai. Setiap kontribusi akan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan keberkahan dan manfaat luas bagi jamaah serta masyarakat sekitar Masjid Fatimatuzzahra Purwokerto. Informasi mengenai mekanisme donasi dapat diperoleh melalui kantor layanan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto atau panitia Dapur Umum Ramadhan di lingkungan masjid.






