Purwokerto – LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto terus memperkuat pemberdayaan UMKM desa melalui temu bulanan Dai Pemberdaya Masyarakat (Dayamas) yang berlangsung pada Jumat, 26 Desember 2025. Pertemua rutin terselenggara di Kantor LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto pada pukul 13.00–14.00 WIB.
Dalam pertemuan tersebut, LAZNAS Al-Irsyad menghadirkan tiga Dayamas dari desa binaan. Mereka adalah Ustadz Choerul Fahmi dari Desa Kaliori, Ustadz Aziz dari Desa Somagede, serta Ustadz Tenggar dari Desa Somagede. Ketiganya memaparkan laporan awal hasil pendataan UMKM di wilayah tugas masing-masing.
Melalui forum ini, LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto memfokuskan pembahasan pada pemetaan UMKM yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Data tersebut menjadi dasar dalam menentukan bentuk bantuan dan program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha desa.
Selain itu, para Dayamas mendapat arahan untuk memperluas cakupan survei UMKM. Langkah ini bertujuan agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha dan tersalurkan secara merata.
Rapat dipimpin oleh Syella Aditiya Ayuningtyas, Staf Divisi Program LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto. Ia menegaskan bahwa kualitas data sangat menentukan keberhasilan program. “Pendataan yang akurat akan membantu kami merancang program pemberdayaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui koordinasi rutin bersama Dayamas, LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto berharap program pemberdayaan UMKM desa mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa binaan secara nyata.
Sebagai lembaga pengelola zakat yang berkomitmen pada pemberdayaan umat, LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto mengajak masyarakat untuk turut berkontribusi. Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto agar semakin banyak UMKM desa yang tumbuh, mandiri, dan berdaya saing.
Baca juga: BMC dan LAZNAS Al Irsyad Gelar Gebyar Mualaf, Ada Cek Kesehatan dan Bazar






