Loading...

Loading...

Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto

Terdepan dalam Akhlak Mulia

  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img

Get In Touch

LAZNAS Al Irsyad Purwokerto Gelar Pembinaan Mahasiswa PPL dan Magang UIN SAIZU

Purwokerto – LAZNAS Al Irsyad Purwokerto menggelar kegiatan Pembinaan Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Mahasiswa Magang UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto pada Senin, 20 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung pukul 15.45–17.15 WIB di Gedung Serba Guna Lantai 2 Masjid Fatimatuzzhra Purwokerto.

Kegiatan pembinaan mahasiswa PPL dan magang di LAZNAS Al Irsyad Purwokerto ini menghadirkan Surya Fajar Sidik, S.Pt., Manajer Kelembagaan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, sebagai pemateri utama. Peserta kegiatan terdiri dari mahasiswa PPL Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, yaitu Muhammad Yora Alfaro, Jefri Irawan, Muhamad Aznafila Putra, Khotijah Mufti Nur Janah, dan Wati Mutmainah. Selain itu, turut hadir mahasiswa magang Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Irfan Farihi dan Calvin Yoga Saputra.

Dalam pembinaan tersebut, Surya Fajar Sidik memperkenalkan Al Irsyad Al Islamiyyah serta peran dan fungsi LAZNAS Al Irsyad Purwokerto sebagai lembaga pengelola zakat nasional. Ia juga menjelaskan prinsip-prinsip operasional lembaga yang menekankan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Mahasiswa perlu memahami bahwa lembaga zakat tidak hanya soal menyalurkan bantuan, tetapi juga bagaimana membangun sistem yang transparan, terukur, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Surya.

Selain pengenalan kelembagaan, pembinaan mahasiswa PPL dan magang di LAZNAS Al Irsyad Purwokerto juga membahas tentang Social Return on Investment (SROI). Materi yang disampaikan meliputi manfaat penghitungan SROI, langkah-langkah praktis analisis SROI, serta prinsip-prinsip inti dalam penerapannya untuk mengukur dampak sosial program.

“SROI membantu kita melihat sejauh mana program yang kita jalankan benar-benar memberikan nilai manfaat bagi masyarakat. Dampak sosial harus bisa dihitung dan dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Peserta pembinaan juga mendapatkan pemahaman mengenai kesiapan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto sebagai partner strategis, ketentuan transisi dan tanggal efektif kebijakan, serta pengenalan PSAK 109 dan PSAK 101 beserta perubahan terbarunya dalam standar akuntansi pengelolaan zakat.

Di akhir kegiatan, Surya Fajar Sidik memberikan motivasi kepada mahasiswa agar menjalani PPL dan magang dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Ia mendorong mahasiswa untuk aktif, kreatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata selama menjalani proses pembelajaran di LAZNAS Al Irsyad Purwokerto.

“Jangan jadi mahasiswa yang biasa-biasa saja, tetapi jadilah mahasiswa yang luar biasa. Jalani PPL dan magang ini dengan sungguh-sungguh, dan saya berharap kalian mampu menghasilkan karya nyata, salah satunya dengan menyusun proposal fundraising,” pungkasnya.

Melalui kegiatan pembinaan mahasiswa PPL dan magang ini, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto berharap mahasiswa UIN SAIZU Purwokerto dapat memperoleh pengalaman praktis, pemahaman kelembagaan zakat, serta keterampilan profesional yang bermanfaat bagi masa depan mereka.